Langsung ke konten utama

PENGARUH PENGGUNAAN PONSEL DI KALANGAN SISWA SMA TERHADAP PRESTASI BELAJAR


KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah swt. yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya sehingga karya ilmiah ini  bisa terselesaikan dengan sebaik mungkin yang berjudul “Pengaruh Penggunaan Ponsel di Kalangan Siswa SMA Terhadap Prestasi Belajar ”.
Secara garis besar isi penelitian ini adalah pengaruh-pengaruh yang ditimbulkan oleh handphone tehadap prestasi siswa serta bagaimana cara mengantisipasi dampak tersebut sehingga akan menciptakan dampak yang baik tehadap prestasi siswa.
            Adapun keunggulan mengantisipasi dampak buruk dari ponsel itu sendiri adalah menciptakan hidup yang terarah serta membuat taraf hidup kita menjadi meningkat dan lebih baik untuk kedepannya
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas penulis dalam bidang studi Karya Tulis Ilmiah. Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya penulis mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi, dan saran. Untuk itu rasa terima kasih yang dalam penulis kepada yang terhormat :  Ibu NUR SALIMAH selaku guru Bahasa Indonesia.
Penulis menyadari bahwa sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan kekurangan sehingga hanya sedemikian saja yang dapat penulis berikan.  Kritik dan saran sangatlah diharapkan dari pembaca demi kesempurnaan karya ilmiah ini dimasa mendatang.





Bangkalan, 21 februari 2019



Penulis,           






DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.........................................................................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN..........................................................................................................................ii
KATA PENGANTAR.....................................................................................................................................iii
DAFTAR ISI................................................................................................................................................... iv
BAB I PENDAHULUAN..............................................................................................................................
A.    Latar Belakang....................................................................................................................................
B.     Rumusan Masalah...............................................................................................................................
C.     Tujuan Penulisan.................................................................................................................................
D.    Manfaat Penulisan...............................................................................................................................
BAB II KERANGKA TEORETIS..............................................................................................................
A.    Pengertian ponsel...............................................................................................................................
B.     Sejarah ponsel ...................................................................................................................................
C.     Fungsi ponsel.....................................................................................................................................
D.    Dampak Positif Penggunaan  ponsel..................................................................................................
E.     Dampak Negatif Penggunaan ponsel.................................................................................................
BAB III METODE PENELITIAN............................................................................................................
BAB IV PEMBAHASAN...........................................................................................................................
A.    Penggunaan ponsel bagi Pelajar........................................................................................................
B.     Alasan Pelajar Selalu Menggunakan ponsel …….….…...................................................................
C.     Manfaat  ponsel bagi Pelajar.............................................................................................................
D.    Dampak Penggunaan ponsel.............................................................................................................
E.     Tindakan yang Dilakukan untuk Menghindari Penyalahgunaan  ponsel...........................................
BAB V PENUTUP .....................................................................................................................................
    3.1 Kesimpulan........................................................................................................................................
    3.2 Saran-saran........................................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................................
LAMPIRAN...............................................................................................................................................
                                                                


BAB 1
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG  MASALAH
Dunia pelajar saat ini seakan tidak bisa terlepas dari teknologi komunikasi, khususnya ponsel. Awalnya, ponsel  hanya dimiliki oleh kalangan tertentu yang benar-benar membutuhkannya demi kelancaran pekerjaan mereka. Namun, seiring perkembangan zaman, ponsel telah dimiliki oleh semua kalangan baik yang benar-benar membutuhkan maupun yang kurang membutuhkan tidak terkecuali para pelajar.
Di era globalisasi ini banyak pelajar yang menggunakan  ponsel dalam kegiatan sehari-hari. Bahkan, saat ini pelajar SMP maupun SMA telah diperbolehkan membawa ponsel ke sekolah. Penggunaan ponsel oleh pelajar menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih. Komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya, kini dengan ponsel segalanya menjadi sangat cepat dan seakan tanpa jarak.
Kini ponsel bukan lagi sekadar alat berkomunikasi, tetapi ponsel  juga merupakan alat untuk mencipta dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar, dan video. Para pelajar sekarang berlomba-lomba untuk memiliki ponsel karena ponsel bukan hanya merupakan alat berkomunikasi, namun di kalangan pelajar ponsel sekaligus sebagai gaya hidup.
Di kalangan pelajar,  ponsel sebagai alat komunikasi karena alat tersebut multifungsi. Para pelajar dapat menggunakan teknologi ini secara positif ataupun negatif tergantung pada setiap individu. Contoh positif dari penggunaan  ponsel adalah memanfaatkan ponsel  untuk membantu mereka dalam proses pembelajaran. Namun, ada beberapa hal yang perlu dikhawatirkan dalam pemanfaatan teknologi komunikasi oleh para remaja seperti penggunaan tidak sesuai kondisi. Mislanya, menggunakan ponsel dalam proses belajar mengajar untuk WA-an dengan pacar atau untuk bermain game .
Oleh karena itu, secara tidak langsung dan tidak disadari bahwa dampak berkembang pesatnya teknologi khususnya ponsel dikalangan remaja atau siswa. Inilah yang membuat penulis tertarik untuk mengangkat dan menjadikan judul karya ilmiah penulis “Pengaruh Penggunaan Ponsel di Kalangan Siswa SMA Terhadap Prestasi Belajar” sehingga dengan adanya karya ilmiah ini diharapkan agar siswa mampu mengantisipasi dampak penggunaan ponsel.



B.     RUMUSAN MASALAH
1.      Apakah ponsel merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi ?
2.      Apa alasan para pelajar selalu mengunakan ponsel?
3.      Apa manfaat ponsel bagi pelajara?
4.      Bagaimana dampak-dampak dari penggunaan ponsel?
5.      Apa saja tindakan yang dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan ponsel ?

C.     TUJUAN PENULISAN KARYA ILMIAH
1.      Untuk mengetahui apakah ponsel merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi?
2.      Untuk mengetahui alasan pelajar selalu menggunakan  ponsel.
3.      Untuk mengetahui manfaat ponsel bagi pelajar.
4.      Untuk mengetahui dampak-dampak dari penggunaan ponsel.
5.      Untuk mengetahui tindakan yang dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan ponsel..
 
D.    MANFAAT PENULISAN KARYA ILMIAH
1.      Dapat menambah wawasan penulis dan pembaca tentang hal-hal yang berhubungan dengan pengaruh ponsel terhadap pelajar.
2.      Sebagai bahan referensi untuk pembaca.
3.      Agar mengetahui manfaat ponsel.
4.      Dapat melatih siswa pada umumnya dan penulis khususnya dalam  mengembangkan wawasan diri untuk menyusun sebuah pikiran secara sistematis dalam bentuk karya ilmiah.
5.      Dengan mengetahui tindakan apa yang dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan ponsel, kita dapat menerapkan solusi yang telah dibahas dalam menghindari hal tersebut.




BAB I1
KERANGKA TEORETIS
A.    PENGERTIAN PONSEL
Telepon genggam atau yang disebut ponsel (handphone) adalah sebuah perangkat telekomunikasi elektronik yang memiliki kemampuan dasar  yang sama dengan telepon  fixed line, sehingga konvensional. Ponsel dapat dibawa kemana-mana(portable) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabelwireless)
B.     SEJARAH PONSEL
Penemu sistem telepon genggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang karyawan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun banyak disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa bepergian secara fleksibel. Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaimana memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Namun akhirnya sebuah telepon genggam pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk memproduksinya, Motorola membutuhkan biaya setara dengan US$1 juta. “Pada tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu (Rp90 juta).Setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan terbesar berikutnya adalah mengadaptasi infrastruktur untuk mendukung sistem komunikasi telepon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.Tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunikasi selular adalah Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia12 Maret 1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai kariernya selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Amos E Joel Jr, membuat sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak atau berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.
Di sisi lain, meningkatnya jumlah pelanggan tidak bisa ditampung generasi pertama. Selain itu, teknologi 1G hanya bisa melayani komunikasi suara, tidak seperti 2G yang bisa digunakan untuk SMS. NMT atau Nordic Mobile Telephone adalah jaringan handphone analog yang pertama kali digunakan secara internasional di Eropa Utara. Jaringan ini beroperasi pada frekuensi 450 MHz sehingga sering disebut NMT-450, ada juga NMT-900 yang beroperasi pada frekuensi 900 MHz.
Mengingat tuntutan pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik, lahirlah teknologi generasi ke dua atau 2G. Generasi ini sudah menggunakan teknologi digital. Teknologi 2G lainnya adalah IS-95 CDMA, IS-136 TDMA dan PDC. Generasi kedua selain digunakan untuk komunikasi suara, juga bisa untuk SMS dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (bit per second). Sebagai perbandingan, modem yang banyak digunakan untuk koneksi internet berkecepatan 56.000 bps (5,6 kbps). Kelebihan 2G dibanding 1G selain layanan yang lebih baik, dari segi kapasitas juga lebih besar. Karena pada 2G, satu frekuensi bisa digunakan beberapa pelanggan dengan menggunakan mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA).
Standar teknologi 2G yang paling banyak digunakan saat ini adalah GSM (Global System for Mobile Communication), seperti yang dipakai sebagian besar handphone saat ini. GSM beroperasi pada frekuensi 900, 1800 dan 1900 MHz. GSM juga mendukung komunikasi data berkecepatan 14,4 kbps.
Sejarah GSM diawali dengan diadakannya konferensi pos dan telegraf di Eropa pada tahun 1982. Konferensi ini membentuk suatu study group yang bernama Groupe Special Mobile (GSM) untuk mempelajari dan mengembangkan sistem komunikasi publik di Eropa. Pada tahun 1989, tugas ini diserahkan kepada European Telecommunication Standards Institute (ETSI) dan GSM fase I diluncurkan pada pertengahan 1991.
Pada tahun 1993, sudah ada 36 jaringan GSM di 22 negara. Keunikan GSM dibanding generasi pertama adalah layanan SMS. SMS atau Short Message Service adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter. GSM yang saat ini digunakan sudah memasuki fase 2.
Setelah 2G, lahirlah generasi 2,5 G yang merupakan versi lebih baik dari generasi kedua. Generasi 2,5 ini mempunyai kemampuan transfer data yang lebih cepat. Yang terkenal dari generasi ini adalah GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE.
Baru-baru ini, tren komunikasi seluler mulai beralih kepada generasi berikutnya yang diprediksikan akan menjadi teknologi komunikasi seluler yang menjanjikan. Generasi 3 atau 3G merupakan teknologi terbaru dalam dunia seluler. Generasi ini lebih dikenal dengan sebutan UMTS (Universal Mobile Telecommunication System) atau WCDMA (Wideband – Coded Division Multiple Access). Kelebihan generasi terbaru ini terletak pada kecepatan transfer data yang mencapai 384 kbps di luar ruangan dan 2 Mbps untuk aplikasi indoor.
Selain itu, generasi ini dapat menyediakan layanan multimedia seperti internet, video streaming, video telephony, dan lain-lain dengan lebih baik. Generasi ketiga ini menggunakan teknologi CDMA yang awalnya muncul dari teknologi militer Amerika Serikat dan dikhususkan pada standar IS-95. Beberapa paten pada jaringan-jaringan yang ada sekarang yang berbasis pada teknologi CDMA dimiliki Qualcomm Inc., sehingga pembuat peralatan membayar royalti.
Teknologi CDMA membuat kapasitas suatu sel menjadi lebih besar dibanding sistem GSM karena pada sistem CDMA, setiap panggilan komunikasi memiliki kode-kode tertentu sehingga memungkinkan banyak pelanggan menggunakan sumber radio yang sama tanpa terjadinya gangguan interferensi dan cross talk. Sumber radio dalam hal ini adalah frekuensi dan time slot yang disediakan untuk tiap sel.
Sistem komunikasi wireless berbasis CDMA pertama kali digunakan pada tahun 1995 dan sampai sekarang, CDMA merupakan saingan utama dari sistem GSM di banyak negara. Pada tahun 1999, the International Telecommunication Union (ITU) memilih CDMA sebagai standar teknologi untuk generasi ketiga (3G). Varian CDMA yang banyak digunakan adalah WCDMA dan TD-SCDMA.
Pada bulan Mei 2001 sudah terdapat 35 juta pelanggan CDMA di seluruh dunia. Dan pada tahun 2003, terdapat 100 juta pelanggan yang menggunakan CDMA di seluruh dunia. Kelebihan utama yang dimiliki generasi ketiga adalah kemampuan transfer data yang cepat atau memiliki bit rate yang tinggi.
Tingginya bit rate yang dimiliki menyebabkan banyak operator CDMA dapat menyediakan berbagai aplikasi multimedia yang lebih baik dan bervariasi, dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. Bayangkan saja, hanya dengan sebuah handphone, kita memiliki fasilitas kamera, video, komputer, stereo dan radio. Selain itu, berbagai fasilitas hiburan pun bisa dinikmati seperti video klip, keadaan lalu lintas secara real time, teleconference, bahkan sekadar memesan tempat di restoran, cukup dengan menekan tombol di handphone.
Ketika kita duduk di rumah pun, kita masih bisa melakukan berbagai hal tanpa harus keluar ruangan, seperti mencek saldo bank, membayar SPP untuk kuliah anak-anak, memesan makanan dan lain-lain.
Dalam jangka panjang, CDMA dan teknologi-teknologi lainnya seperti GSM akan dibandingkan berdasarkan pada biaya total per pelanggan dari jaringan infrastruktur dan harga pesawat telefon.Dengan 3G, komunikasi murah dan berkualitas bukan impian belaka.
.
C.     DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PENGGUNAAN PONSEL
Ø  Dampak Positif
·         Komunikasi menjadi lebih mudah.
·         Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi
·         Pencarian informasi menjadi lebih mudah.
·         Proses pembelajaran menjadi lebih mudah.
·         Sarana untuk mencari hiburan.
Ø  Dampak Negatif
·         Mengganggu perkembangan anak.
·         Menurunkan prestasi belajar siswa.
·         Rawan terhadap tindak kejahatan.
·         Sangat berpontesi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.
·         Membuat kerja otak anak menjadi lambat.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A.    Pendekatan Masalah
Pendekatan yang digunakan dalam penulusan Karya Tulis Ilmiah ini adalah peran remaja, yakini menelaah permasalahan berdasarkan pengaruh penggunaan posel di kalangan siswa SMA terhadap prestasi belajar.
B.     Studi Pustaka
Penelitian ini dilakukan dengan metode studi pustaka, yaitu dilakukan dengan cara menggali informasi dan berbagai sumber pustaka seperti buku dan internet.
C.     Teknik Pengumpulan Data
                Teknik pemgumpulan data ini  dilakukan dengan cara kuisioner, yaitu memberikan/menyebarkan sejumlah lembar kertas yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh para responden.
D.    Analisis Data                                          
         Setelah data terkumpul dan diolah kemudian dianalisis dengan mengunakan deskriptif. Analisis ini dilakukan dengan menjelaskan atau menggambarkan secara umum data sebagaimana diperoleh dalam penelitian.
E.     Popolasi dan Sampel
            Dalam penelitian ini, populasi yang saya ambil adalah siswa-siswi SMAN 2 BANGKALAN kelas XI. Sedangkan sampel yang saya ambil berjumlah 30 siswa perwakilan setiap kelas dengan objek penelitiannya adalah pengaruh penggunaan ponsel di kalangan siswa SMA terhadap prestasi belajar.
                                                                                                            
                                                                                                            
BAB IV
PEMBAHASAN
A.     PONSEL SEBAGAI KEBUTUHAN
Dari data hasil penelitian yaitu mengenai handphone merupakan kebutuhan. Hasil dari data tersebut menunjukkan bahwa 68% pelajar SMAN 2 BANGKALAN yang setuju bahwa ponsel merupakan suatu kebutuhan yang harus terpenuhi sedangkan  30 % pelajar SMAN 2 BANGKALAN  yang setuju bahwa ponsel merupakan suatu kebutuhan yang tidak harus terpenuhi. Hal  ini menunjukkan bahwa ponsel juga merupakan salah satu hal yang sangat di butuhkan.

B.     ALASAN PELAJAR SELALU MENGGUNAKAN PONSEL
Lebih dari 50% pelajar SMAN 2 BANGKALAN selalu menggunakan ponsel dalam keseharian mereka. Terdapat 60% pelajar SMAN 2 BANGKALAN menyatakan bahwa mereka tidak mungkin untuk tidak menggunakan ponsel dalam sehari. Para pelajar sulit menjalani aktivitas mereka tanpa menggunakan ponsel. Mereka telah bergantung pada ponsel. Di era globalisasi ini mereka sudah kecanduan terhadap ponsel. Sehingga sulit bagi mereka untuk tidak menggunakan ponsel dalam aktivitas apapun.
Ponsel  selalu digunakan oleh kalangan pelajar. Ada banyak alasan pelajar yang selalu menggunakan ponsel, diantaranya adalah :
1.    Ponsel adalah alat komunikasi yang sangat mudah.
2.    Ponsel  adalah media yang paling mudah dalam mendapatkan informasi serta hiburan.
3.    Ponsel  merupakan alat yang memiliki banyak kegunaan dalam keseharian mereka.
4.    Ponsel    salah satu alat yang penting, simpel, praktis, dan cepat.

C.     MANFAAT PONSEL BAGI PELAJAR
Dari penelitian yang telah dilakukan, ada beberapa manfaat dari ponsel bagi pelajar, diantaranya adalah :
1.                  Dapat mempermudah komunikasi
2.                  Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3.                  Dapat mempermudah dalam mencari informasi.
4.                  Dapat mempermudah dalam mencari hiburan.


D.    DAMPAK PENGGUNAAN PONSEL BAGI PELAJAR
Penggunaan ponsel  yang terus menerus tidak hanya berdampak positif terhadap pelajar, namun juga dapat berdampak negatif. Dampak positif dari penggunaan  ponsel yaitu pelajar dapat memperoleh informasi dan komunikasi yang mudah.
Namun, penggunaan Ponsel  saat pelajaran dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa. Sehingga berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Terdapat 80% pelajar SMAN 2 BANGKALAN yang menyatakan bahwa ponsel  telah mempengaruhi prestasi belajar mereka.
Beberapa pelajar juga menyatakan bahwa penggunaan ponsel mereka menyebabkan pemborosan. Dalam membuka internet, dan berkomunikasi memlalui ponsel pasti membutuhkan biaya. Pelajar sering membuka internet serta berkomunikasi untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Sehingga hal tersebut menjadi faktor utama pemborosan.

E.     TINDAKAN YANG DILAKUKAN UNTUK MENGHINDARI PENYALAHGUNAAN PONSEL.
           Ponsel yang selalu digunakan oleh pelajar dapat mempengaruhi prestasi belajar siwa. Hal tersebut dapat terjadi jika pelajar tidak bisa menghindari penyalahgunaan ponsel. Maka dari itu, pelajar melakukan tindakan untuk menghindari penyalahgunaan ponsel . Tindakan tersebut diantaranya adalah:
1.      Menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut pornoaksi dan pornografi.
2.      Tidak membawa ponsel  ke sekolah atau mematikan ponsel saat pelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar.
3.      Ketika berada dirumah, mengatur waktu sebaik-baiknya antara belajar dan memanfaatkan ponsel .
4.      Membatasi penggunaan ponsel .
5.      Menghindari mengakses situs porno atau mendownload konten-konten porno.
6.      Memanfaatkan ponsel  seperlunya.
7.      Meminta orangtua untuk mengontrol penggunaan ponsel .




BAB V
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Pelajar zaman sekarang sudah tidak asing lagi dengan ponsel. Mereka menggunakan ponsel untuk komunikasi, internet, game, mendengarkan musik,dan melihat gambar ataupun video. Alasan pelajar selalu menggunakan ponsel  dalam aktifitasnya adalah, ponsel  merupakan alat komunikasi maupun alat pencari informasi yang paling mudah, praktis, dan cepat. Manfaat ponsel  bagi pelajar adalah untuk mempermudah komunikasi, mendapatkan informasi, mencari hiburan serta mempermudah dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah.
            ponsel  telah menjadi bagian dari kehidupan pelajar, sehingga keberadaan ponsel  menyebabkan adanya dampak positif maupun negatif. Dampak positif dari ponsel  adalah mempermudah dalam pencarian informasi dan komunikasi, selain itu, dapat menjadikan pelajar tidak gagap teknologi. Adapun dampak negatifnya, yaitu mengganggu belajar siswa, berakibat buruk pada perilaku,kesehatan, dan sikap siswa, serta mengakibatkan pemborosan. Untuk itu sangat diperlukan pembatasan serta arahan dari orang tua dalam menggunakan ponsel .

B.     SARAN               
1.      Diharapkan kepada pelajar untuk menggunakan nalar dan pikirannya dalam memanfaatkan ponsel .
2.      Sebaiknya pelajar menggunakan ponsel  seperlunya dan penggunaannya sesuai dengan kondisi agar dampak buruk dari handphone tidak terjadi.
3.      Pihak orangtua sebaiknya selalu mengontrol anaknya dalam menggunakan ponsel .
4.      Pihak guru sebaiknya tidak mengijinkan muridnya untuk menggunakan ponsel  saat jam pelajaran, terkecuali jika diperlukan
5.      Pihak sekolah hendaknya tidak mengijinkan siswanya menghidupkan handphone saat jam belajar.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

contoh esai bahasa indonesia

Esai Orang Kaya Baru Mohamad Fajar Ramadhan S ebuah keluarga yang mendadak menjadi kaya raya itulah yang terjadi pada salah satu keluarga . Lukman Sardi berperan sebagai Bapak, Cut Mini sebagai Ibu. Mereka memiliki tiga orang anak yang diperankan oleh Derby Romero sebagai Duta, Raline Shah sebagai Tika, dan Fatih Unru. Berbeda dengan film lainnya dalam film ini satu keluarga tersebut merupakan pemeran utamanya. Skenario film Orang Kaya Baru (OKB) ditulis oleh Joko Anwar . Film bergenre Drama komedi dengan Sutradara: Ody C. Harahap ini dirilis pada 24 Januari 2019. Yang paling menarik dari film Orang Kaya Baru adalah, ide cerita yang beda, bukan ide baru tapi tetap menarik karena ada masanya kita akan menghayal kapan kita akan menjadi orang kaya, pasti semua masalah bisa diatasi dengan uang karena kita jadi orang kaya. Yang menarik selanjutnya adalah sindiran-sindiran sosialnya pas, lalu kalimat yang dilontarkan sesuai dengan kalimat-kalimat yang dipakai di kehidupan seha...

Teknologi Terapan PKWU 12

Mesin Giling Padi Mesin Giling Padi atau rice milling merupakan alat yang dibutuhkan dalam membangun usaha pengolahan gabah menjadi beras. Seperti yang kita ketahui bahwa padi menjadi tanaman penghasil beras yang merupakan bahan pangan utama hampir seluruh masyarakat Indonesia. Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan makanan pokok ini, setidaknya persediaan beras harus mencapai lebih dari 100 kg untuk setiap tahunnya untuk menjamin ketahanan pangan. Menggingat tanaman ini memiliki peranan yang sangat penting, tidak mengherankan jika bisnis ini membuka peluang keuntungan yang besar. Padi harus diolah terlebih dahulu dengan menggunakan mesin giling padi agar dapat menjadi beras agar dapat dikonsumsi. Penggunaan mesin penggilingan padi ini membuat proses pengupasan kulit gabah menjadi lebih cepat dengan hasil yang memuaskan sehingga keuntungan yang diperoleh pun menjadi lebih besar. Manfaat dan Fungsi Mesin Giling Padi | Rice Milling Seiring dengan...